7 Kelebihan Dan Kekurangan Asus Rog Phone 8 Dan Rog Phone 8 Pro

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Mengikuti jejak pendahulunya, ASUS ROG Phone 7, perusahaan asal Taiwan ini pun turut menghadirkan ASUS ROG Phone 8 sebagai penerusnya. Tidak hanya sekadar memberikan treatment biasa seperti pergantian generasi chipset, ASUS turut berikan peningkatan lain pada sektor kreasi dan kameranya.

Berbeda dengan seri-seri terdahulu, ROG Phone 8 semakin mempersempit gap kualitas kamera dengan flagship-flagship lain nan beredar di pasaran. Kini dengan kamera telefoto dan gimbal OIS, pengguna dipastikan dapat hasilkan foto memukau dan video anti goyang dari kejauhan. Lihat tabel kelebihan dan kekurangan di bawah ini.

*Tabel ini bisa digeser ke samping

Desain semakin kalem, tapi tetap gaming vibe

Sekarang ada punch hole, berpotensi menghalangi pandangan pengguna

Kini didukung sertifikasi IP68, tahan kedalaman air

Sedikit penurunan pada AirTrigger

Menggunakan panel layar LTPO AMOLED, sekarang lebih irit daya

Aksesoris AeroActive Cooler X mengalami penurunan fitur

Performa Snapdragon 8 Gen 3 nan luar biasa

Tombol bahu "AirTrigger" untuk pengalaman bak konsol

Peningkatan drastis di sektor kamera, hadirkan Gimbal OIS dan lensa telefoto

Baterai awet, Isi daya kencang, sekarang ada wireless charging

ASUS ROG Phone 8, berbarengan dengan dua jenis lain di atasnya, ROG Phone 8 Pro dan Pro Edition, datang ke Indonesia. Kehadiran ketiga produk di Indonesia diumumkan pada 20 Maret 2024.

Adapun untuk ketiga nilai produknya terdiri sebagai berikut.

ASUS ROG Phone 8 12/256 GB Rp10.999.000
ASUS ROG Phone 8 Pro 16/512 GB Rp14.999.000
ASUS ROG Phone 8 Pro Edition 24 GB/1 TB Rp19.999.000

Untuk dapat ketahui secara pasti seluk-beluk dan peningkatan pada ASUS ROG Phone 8, saya pun sudah persiapkan penjabaran poin kelebihan dan kekurangannya. Untuk jenis Pro dan Pro Edition hanya sedikit saja dibahas lantaran sepesifikasi lainnya nyaris mirip. Pembedanya hanya di jenis RAM dan kreasi lampu RGB di bodi belakangnya.

Spesifikasi ASUS ROG Phone 8

asus rog phone 8
Layar LTPO AMOLED 6.78 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3
RAM 12 GB, 16 GB
Memori Internal 256 GB
Kamera 50 MP (wide) 13 MP (ultrawide) 32 MP (telephoto)
Baterai Li-Po 5500 mAh

Kelebihan ASUS ROG Phone 8

Daya tarik sebuah HP gaming terpancar dari performa, desain, dan fitur-fitur pendukung nan membikin pengalaman game lebih menyenangkan. Semua ini tentu sudah dimiliki oleh ASUS ROG Phone 8, seperti nan sudah terpampang pada penjabaran kelebihan berikut ini.

1. Desain Semakin Kalem, tapi Tetap Gaming Vibe

asus rog phone 8 5_

Hilang sudah guratan-guratan dan aksen visual ekstrem nan sering ada pada HP gaming. Kini, ASUS ROG Phone 8 lebih terlihat seperti HP flagship biasa pada umumnya. Tampilannya lebih "kalem" dan tidak neko-neko, namun justru membuatnya tampak elegan dalam kreasi minimalisnya.

Namun tentu, ASUS tidak mau sepenuhnya menghilangkan identitas HP gaming pada ROG Phone 8 ini. Terlihat dari corak modul kameranya nan beda dari HP lain, sekilas menyerupai kartu SIM nan salah satu ujungnya "terpotong".

Beberapa aksen visual lain seperti logo ROG dan tulisan "Dare to Win" turut hadir. Terlihat pula adanya garis geometris diagonal nan memberi sedikit sentuhan futuristik pada kreasi nan otherwise tampak sederhana. Jadi, bodi belakang ROG Phone 8 tetap terlihat cukup "garang" meski intensitasnya dikurangi.

Dimensi bodi ASUS ROG Phone 8 juga sudah dipangkas agar tampak lebih mungil dan ringan dibanding sebelumnya. Bobot ponsel mencapai 225 gram, nan meski terasa berat, tetap merupakan standar lumrah untuk HP flagship (terlebih untuk HP gaming).

Walau tetap tergolong berat, berat 225 gram tersebut adalah hasil pengurangan dari jenis sebelumnya nan mencapai 239 gram. Adapun dimensi panjang ROG Phone 8 sekarang hanya 163,8 mm dibanding ROG Phone 7 dengan dimensi 173 mm. Jika keduanya disandingkan secara nyata, cukup kentara bahwa ROG Phone 8 ini lebih kecil.

Dengan bodi nan lebih compact, diharapkan ROG Phone 8 bisa membikin lebih banyak orang jatuh hati dengannya, terutama untuk anak-anak alias remaja nan mau memulai pekerjaan eSport-nya sedini mungkin.

ASUS ROG Phone 8 Pro juga punya dimensi dan berat nan mirip dengan ROG Phone 8 standar. Bedanya, bagian belakang bodi ROG Phone 8 Pro datang dengan fitur nan ASUS sebut sebagai AniMe VISION. Fitur ini hadirkan matriks 341 Mini-LED nan dapat diprogram nan animasi GIF hitam-putih dalam resolusi 254 x 128 piksel.

ROG Phone 8 standar sendiri datang dengan logo RGB Aura dasar dengan empat LED RGB perseorangan untuk menyalakannya.

2. Kini Didukung Sertifikasi IP68, Tahan Kedalaman Air

asus rog phone 8 9_

ASUS ROG Phone series merupakan seri gaming phone pertama (atau setidaknya, salah satu dari nan pertama) nan menghadirkan sertifikasi IP Rating. Seri-seri pendahulunya hanya bisa dibekali IP54 nan menjaganya dari kerusakan akibat percikan air.

Kini pada ROG Phone 8, sertifikasinya meningkat jadi IP68. Fitur ini sering dimiliki HP flagship secara umum, namun jarang dihadirkan pada seri HP gaming, apalagi nyaris tidak pernah.

Kompleksitas komponen internal di dalam HP gaming membikin penduduk memaklumi tidak adanya ketahanan IP68 di HP gaming. Bahkan saya semula berpikir ini adalah fitur nan mustahil ada di ROG Phone series.

Dengan membikin bangunan bangun nan lebih rapat dari sebelumnya, apalagi hingga menghilangkan fitur lubang ventilasi, ASUS ROG Phone 8 sekarang tidak bakal rentan rusak andaikan terjatuh di kedalaman air hingga 1,5 meter selama 30 menit.

3. Menggunakan Panel Layar LTPO AMOLED, Kini Lebih Hemat Daya

Layar ASUS ROG Phone 8 menggunakan panel LTPO AMOLED, kontras dengan seri pendahulu nan pakai panel AMOLED biasa. Dengan teknologi LTPO, layar smartphone dapat meraih refresh rate 1 Hz saat kondisi layar tetap untuk menghemat baterai dengan lebih baik.

Adapun refresh rate tertinggi nan bisa diraihnya adalah 165 Hz, jauh lebih tinggi dari kebanyakan flagship lain nan mentok di 120 Hz. Dengan refresh rate setinggi ini, motion blur pada game bisa terhindarkan. Pengalaman scrolling antarmuka dan aplikasi juga semakin mulus.

Ukuran layar ponsel adalah 6,78 inci dengan resolusi Full HD+. Layar dibekali sertifikasi HDR10, serta mendukung kecerahan tipikal 1.600 nit dan puncak hingga 2.500 nit. Menurut Game Rant, layar ponsel ini adalah salah satu nan paling cerah dan tajam pada sebuah smartphone.

Tampilan warna bukanlah rumor nan perlu dikhawatirkan pada HP ini. Mendukung sebanyak 1 miliar warna, tampilannya jelas begitu memukau dan vibrant, terlihat pada nuansa warna pada tampilan segmen pemandangan nan terlihat mulus.

Menurut GSM Arena, kecerahan layar ponsel ini sudah jeli dengan klaim perusahaan. Saat mode Auto diaktifkan, layar capai kecerahan 1.765 nit. Ketika slider digeser mentok kanan secara manual, kecerahan nan dicapai adalah 831 nit.

Kecerahan layar ASUS ROG Phone 8 Pro menyamai beberapa rivalnya ialah seperti iPhone 15 Pro Max, vivo X100 Pro, realme GT 5 Pro, serta Google Pixel 8 Pro.

4. Performa Snapdragon 8 Gen 3 nan Luar Biasa

asus rog phone 8_

Snapdragon 8 Gen 3 adalah cip Qualcomm nan sering mengotaki ponsel flagship keluaran tahun 2024. Performanya mengalami peningkatan cukup tinggi dibandingkan Snapdragon 8 Gen 2 nan mengotaki seri pendahulunya.

Chipset ini alami peningkatan performa sebesar 30 persen pada CPU dan 25 persen pada GPU, jika dibandingkan dengan seri pendahulunya. Dibangun pada fabrikasi 4 nanometer (TSMC), Snapdragon 8 Gen 3 mempunyai efisiensi daya tinggi saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Konfigurasi prosesor pada Snapdragon 8 Gen 3 mencakup satu inti prime core Cortex X4 (3.3 GHz), tiga unit high performance core Cortex A720 (3.2 GHz), serta dua inti irit daya Cortex A520 (2.3 GHz).

Pada kartu grafisnya, menggunakan cip Adreno 750 nan lebih powerful dibandingkan Adreno 740 pada chipset sebelumnya. Ponsel disandingkan dengan opsi RAM 12 GB/256 GB dan 16 GB/256 GB. Pada jenis Pro, jenis RAM 16 GB disandingkan dengan storage 512 GB. Versi Pro apalagi memilik jenis RAM 24 GB dengan penyimpanan 1 TB.

ASUS ROG Phone 8 ditunjang dengan jenis RAM LPDDR5x nan sama seperti jenis sebelumnya. Adapun untuk jenis storage menggunakan standar UFS 4.0 nan dapat memindahkan info lebih cepat.

Smartphone ini turut mendukung penyimpanan eksternal pada format NTFS (via on the go), namun tidak menyediakan slot kartu memori untuk diselipkan microSD.

Dilansir dari Kimovil pada Maret 2024, ASUS ROG Phone 8 tercatat mempunyai skor AnTuTu v10 sebesar 2.020.000 poin. Angka tersebut sudah sesuai dengan ponsel-ponsel lainnya nan menggunakan chipset Snapdragon 8 Gen 3.

ASUS ROG Phone 8 sendiri mempunyai beberapa mode performa, terdiri dari mode dynamic, X Mode, serta X Mode+. Pada mode dynamic, ponsel meraih skor AnTuTu v10 sebesar 1.806.875 poin, sementara X Mode dan X Mode+ meraih skor 2.167.612 poin dan 2.205.618 poin, dilansir dari GSM Arena (menggunakan ROG Phone 8 Pro Edition).

X Mode merupakan mode "performa tinggi" nan bisa dipilih jika mau mendapatkan frame rate lebih lancar saat bermain game. Imbasnya, HP jadi lebih sigap panas dan baterainya pun lebih boros. X Mode+ adalah mode nan menggantikan X Mode reguler ketika HP dipasangkan dengan aksesoris kipas pendingin (AeroActive Cooler).

Menyoal panas, ASUS ROG Phone 8 meletakkan chipset di area tengah berbarengan dengan sistem pendinginnya. Sistem nan sudah melangkah sejak ROG Phone 6 ini menghasilkan keahlian peredam panas nan lebih baik.

ASUS mesti "memutar otak" untuk membangun sistem pendingin internal nan lebih baik pada ROG Phone 8. Sebab, seri ini tidak mempunyai lubang pembuangan panas seperti pada ROG Phone 7 Ultimate. Bahkan keseluruhan bodinya sekarang lebih tertutup rapat demi menjaga ponsel dari kerusakan akibat terendam di air.

Melalui pengetesan panas, ASUS ROG Phone 8 mendapatkan skor kestabilan 54 persen setelah diuji CPU Throttling Test selama 60 menit. Ketika dihubungkan dengan AeroActive Cooler, ponsel bisa pertahankan 91 persen dari performa puncak dengan lama tes nan sama.

Dilansir dari NL Tech, ponsel ini dapat memainkan Genshin Impact dengan lancar pada pengaturan skematis Highest di 60 FPS menggunakan fitur X Mode. Saat diujikan pada pengaturan tersebut, penghitung FPS betul-betul menunjukkan nomor 60 FPS, baik saat menjelajahi bumi nan lapang maupun berkompetisi secara sengit.

Lebih menarik lagi, sekarang ada fitur berjulukan XSense nan dapat menjalankan perintah galam game secara otomatis. Menggunakan teknologi kepintaran buatan (AI), ponsel dapat membikin karakter dalam game memungut loot secara otomatis, misalnya. Ini bakal membikin pengalaman bermain nan awalnya tedious jadi lebih menyenangkan.

Tentunya penerapan fitur ini bakal sangat beragam berasas game nan Anda mainkan. Biasanya, fitur "auto" ini bakal sangat berfaedah di kala grinding item pada game RPG, misalnya seperti Genshin Impact.

5. Tombol Bahu "AirTrigger" untuk Pengalaman Bak Konsol

asus rog phone 8 airtrigger_

Seperti pada seri pendahulu, ASUS ROG Phone 8 juga mempunyai tombol bahu nan dapat dipetakan pada beragam perintah dalam game. Jika dalam kontroler konsol, tombol ini disebut sebagai L1 dan R1.

Pada permainan Genshin Impact, tombol ini bisa dipakai untuk menyerang lawan. Permainan shooter seperti PUBG Mobile juga dapat memanfaatkan tombol ini untuk membidik dan menembak musuh.

Kendati jumlah tombolnya secara bentuk hanya ada dua, tapi penggunaannya bisa untuk merujuk ke beragam perintah sekaligus. Misalnya, Anda bisa menekan tombol secara biasa untuk menembak lawan.

Lalu, melakukan swipe pada tombol bakal memberikan perintah nan berbeda. Swipe ke kiri bisa saja membikin karakternya merangkak dan swipe ke kanan bisa diatur untuk melakukan reload senjata.

Adapun kegunaan partisi bisa membikin tombol ini memberikan perintah nan berbeda-beda, jika Anda menekan area nan berbeda pada tombol. Digabungkan dengan gyro control dan motion control, ASUS ROG Phone 8 juga dapat "digoyangkan" ke arah tertentu untuk memicu sebuah perintah nan telah ditetapkan.

Tidak perlu repot-repot pula melakukan pemetaan tombol secara manual. Sebab, ASUS sudah sediakan konfigurasi tombol untuk game-game paling terkenal di Android. Jadi tinggal perlu masuk game, dan tombol bahu langsung siap dipakai.

ROG Phone 7 mempunyai embel-embel "ultrasonic" dalam menjabarkan fitur AirTrigger-nya, beda dengan ROG Phone 8 tidak lagi menggunakan istilah tersebut. Artinya, ada sedikit penurunan dari seri sebelumnya.

Walau bukan lagi ultrasonic, pengguna tetap dapat merasakan pengalaman AirTrigger nan responsif dan juga nyaman. Ada kemungkinan terjadi kenaikan latensi, tapi ini tidak bakal membikin input-nya terasa delay saat bermain game secara kasual.

Lokasi dari AirTrigger tersebut sudah diubah untuk kian membikin nyaman pengguna nan mempunyai jari pendek alias tangan nan lebih kecil. Namun untuk orang dengan tangan nan berukuran besar, mereka mungkin kudu semakin menekuk jari mereka agar dapat meraih posisi tombol nan sesuai, terlebih jika mau menggunakan fitur dual partition.

Di luar game, tombol bahu ini juga dapat digunakan sebagai shortcut untuk jalankan perintah sehari-hari, seperti membuka aplikasi kamera, melakukan shutter, menyalakan mode pesawat, dan tetap banyak lagi, Bahkan tombol dapat memicu perintah berbeda berasas lama tombol ditekan (short press dan long press).

6. Peningkatan Drastis di Sektor Kamera, Hadirkan Gimbal OIS dan Lensa Telefoto

asus rog phone 8 4_

Kemampuan fotografi ASUS ROG Phone series selalu tertinggal dibandingkan flagship lain. Di kala semua flagship menyediakan kamera telefoto, hanya ASUS ROG Phone series nan tidak pernah memilikinya. Pada ASUS ROG Phone 8, perihal tersebut tidak lagi berlaku.

Ponsel gaming ROG Phone 8 hadirkan tiga kamera belakang nan terdiri atas 50 MP Sony IMX 890, kamera telefoto Samsung JD1SM15 berkekuatan 32 MP, serta sensor OmniVision OV13B ultrawide 13 MP.

Kamera utama 50 MP di ponsel ini menggunakan teknologi quad bayer, serta dibekali stabilisasi gimbal OIS. Dengan gimbal tersebut, ASUS menghadirkan sistem Hybrid Gimbal Stabilizer 3.0 nan memperkenalkan fitur Super HyperSteady.

Fitur Super HyperSteady adalah tingkat stabilisasi lanjutan nan lebih efektif dari Adaptive EIS, kendati dengan bagian pandang nan lebih sempit. Super HyperSteady hanya bekerja dalam resolusi 1080p, sementara Adaptive EIS bekerja pada kamera ultrawide, kamera utama, dan telefoto pada resolusi 4K dan 1080p.

Kehadiran kamera telefoto juga merupakan perihal baru pada ASUS ROG Phone series. Sebelum-sebelumnya, seri ini hanya sediakan kamera utama, ultrawide, dan makro saja. Alhasil ponsel pun dapat melakukan pembesaran optis hingga 3x. Berikut ini beberapa sampel fotonya.

7. Baterai Awet, Isi Daya Kencang, Kini Ada Wireless Charging

asus rog phone 8_

Kapasitas baterai ASUS ROG Phone 8 Pro "hanya" 5.500 mAh, menyusut dari seri pendahulunya nan menggunakan kapabilitas 6.000 mAh. Tapi ini bukan berfaedah ketahanannya jadi buruk.

Hasil penelusuran Creativebloq mengungkapkan, ponsel dapat memperkuat nyaris 23 jam pada mode dynamic dan tingkat kecerahan di 50 persen. Bahkan ponsel pun dapat memperkuat hingga berhari-hari dalam mode siaga (stand-by).

Melansir dari CG Mag Online, baterai HP ini dapat menunjang aktivitas gaming, pengiriman surel, serta streaming video YouTube selama 14 jam. Setelah 14 jam tersebut, ponsel apalagi tetap menyisakan baterai 40 persen.

Saat baterai habis, ASUS ROG Phone 8 juga tidak butuh waktu lama untuk diisi kembali sampai penuh. HP ini dibekali dengan charger 65 watt nan tersedia pada boks penjualan.

Dan menariknya lagi, HP ini dibekali dengan wireless charging, sebuah fitur nan selalu tidakhadir pada seri-seri pendahulunya. Daya wireless charging nan digunakan adalah 15 watt, menggunakan protokol Qi. Fitur ini juga dapat digunakan untuk isi daya perangkat lain dengan langkah menempelkan punggung masing-masing ponsel.

HP ini memerlukan waktu sekitar 42 menit untuk dapat terisi penuh dari kondisi nol persen, dilansir dari GSM Arena. Durasi tersebut lebih sigap dibandingkan ROG Phone 7 (1 jam 1 menit) dan iPhone 15 Pro Max (1 jam 49 menit).

Kekurangan ASUS ROG Phone 8

Cukup susah mencari kekurangan pada HP gaming nan nyaris dekati sempurna seperti ASUS ROG Phone 8. Namun, nyatanya HP ini memang tidak 100 persen sempurna. Simak beberapa kekurangannya berikut ini.

1. Sekarang Ada Punch Hole, Berpotensi Menghalangi Pandangan Pengguna

asus rog phone 8 series cover_

Saya sangat menyukai kreasi depan ASUS ROG Phone 7. Ya, layarnya memang tidak sepenuhnya bezel less, lantaran mesti menyediakan tempat untuk ditaruh bulatan kamera depan. Jadi, bezel atas memang agak tebal.

Desain seperti ROG Phone 7 ini ada bagusnya, lantaran membiarkan layar untuk tampil secara penuh tanpa mesti dihiasi kamera alias bulatan apa pun. Pada ROG Phone 8, desainnya dibuat berbeda. Kini ponsel mempunyai tampilan kamera punch hole di tengah atas layar.

Adanya tampilan kamera berpotensi menghalangi pandangan pengguna, terlebih untuk jenis game nan menampilkan banyak info pada antarmukanya. Anda tentu bisa menuju pengaturan untuk tampilkan border di sisi layar nan ada kameranya. Hanya saja, ini bakal membikin area terlihat pada layar sedikit terpotong.

2. Sedikit Penurunan pada AirTrigger

asus rog phone 8 airtrigger 2_

AirTrigger adalah istilah nan merujuk pada kedua tombol bahu di samping kanan bodi HP. Sebelumnya saya sempat menyinggung hilangnya penggunaan istilah "ultrasonic" pada fitur ini. Dengan demikian, bisa diartikan bahwa ponsel tidak lagi menggunakan tombol ultrasonic seperti pada pendahulunya.

Tidak diketahui secara pasti pengalaman seperti apa nan terpengaruh dari absennya tombol ultrasonic tersebut. Namun, beberapa ulasan nan saya lihat tetap memperlihatkan penggunaan tombol nan responsif.

Kemungkinan besar, responsivitas dan kecermatan bakal menurun jika Anda menggunakan fitur-fitur tombol nan lebih rumit, seperti swipe, partisi, dan long trigger.

Mengingat AirTrigger pada ROG Phone 7 punya pengalaman lebih baik, sang pendahulu tersebut bakal lebih cocok digunakan jika Anda beriktikad memanfaatkan tombol bahu hingga ke ujung kapabilitasnya. Namun untuk penggunaan sehari-hari, tombol bahu ini tetap menjalankan tugasnya dengan baik.

3. Aksesoris AeroActive Cooler X Mengalami Penurunan

asus rog phone 8 2_

Aksesoris kipas pendingin eksternal berjulukan AeroActive Cooler X pada ASUS ROG Phone 7 series dinilai lebih baik, karena bisa dijadikan subwoofer untuk meningkatkan kelantangan bunyi speaker serta hadirkan empat tombol tambahan.

Pada ROG Phone 8 dan 8 Pro, aksesoris ini menjadi sedikit lebih mini dan tidak lagi dapat dijadikan sebagai subwoofer. Adapun jumlah tombolnya pun berkurang dari awalnya empat buah sekarang hanya dua.

Kabar baiknya, aksesoris ini juga mempunyai performa termal lebih baik. Untuk membikin ponsel tetap dingin, aksesoris mengalami peningkatan keahlian dibandingkan seri sebelumnya.

Simpulan

ASUS ROG Phone 8 bukan kandidat HP gaming nan sembarangan. Setiap perulangan dari ASUS ROG Phone selalu sukses menjadi pionir di segmen flagship gaming, hingga mengalahkan seri Black Shark nan namanya mulai redup.

Bukan hanya meningkatkan akomodasi gaming, area lainnya pun turut dikembangkan, seperti kreasi nan lebih minimalis, penambahan gimbal OIS dan telefoto di kameranya, hingga sertifikasi IP68.

Ponsel ini betul-betul cocok untuk pelaku gamer kasual dan juga penggiat eSport. Tidak banyak kompetitornya nan dapat berikan pengalaman gaming sebaik ASUS ROG Phone 8, terlebih jika Anda menginginkan fitur tombol bahu nan ekstensif dan ekosistem aksesoris pendingin nan efektif.

Bahkan, kehadiran telefoto membikin ASUS ROG Phone 8 datang sebagia ponsel kasual nan bisa dijadikan "alat tempur" untuk kebutuhan fotografi dan videografi.

Selengkapnya
Sumber Info Teknologi
Info Teknologi