Apple Mulai Uji Alat Baru Untuk Iklan Bertenaga Ai

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Telset.id, Jakarta – Apple dikabarkan sedang melakukan pengetesan perangkat baru berkekuatan AI untuk sektor periklanan nan bakal dipakai di App Store.

Bukan sebuah rahasia lagi di era sekarang nyaris semua perusahaan mengembangkan fitur alias perangkat berkekuatan AI untuk mempermudah fungsinya agar lebih sesuai.

Menurut laporan dari Business Insider, perangkat berkekuatan AI nan sedang di uji oleh Apple ini bakal berfaedah untuk mengoptimalkan penempatan iklan di Apple App Store. nan mana ini mirip seperti pesaingnya, Google dan Meta.

BACA JUGA:

  • Terobosan Apple: Paten Layar Lipat untuk iPhone & iPad!
  • Apple MacBook Air M3 Meluncur, 13x Lebih Cepat dari Pendahulunya

Alat baru nan sedang diuji kepada sekelompok pengiklan di App Store nan terpilih ini bermaksud untuk menyederhanakan proses periklanan. Jadinya, para pengiklan hanya cukup memberikan info mengenai anggaran, perincian sasaran audiens, dan negara nan diinginkan kepada Apple.

Setelah memberikan info itu, AI kemudian bakal mengambil kendali dan secara otomatis menentukan penempatan paling efektif untuk iklan mereka di seluruh slot iklan nan ada di App Store.

Seperti nan dilansir Telset dari Gizmcohina, AI bakal menempatkan iklan ke beberapa tempat termasuk rekomendasi Tag Penelusuran, Hasil Penelusuran, Anda Mungkin Juga Menyukai, dan iklan nan ditampilkan di laman Hari Ini di Apple App Store.

Pergeseran nan dilakukan raksasa asal Cupertino ini mencerminkan perusahaan untuk mengikuti tren teknologi nan dilakukan oleh raksasa teknologi seperti Google dan Meta nan sukses membangun platform iklan berkekuatan AI.

Namun, para mahir meyakini ini hanyalah langkah pertama, lantaran Apple berpotensi memperluas upaya periklanan berbasis AI ke jasa lain seperti Maps, Apple TV+, Buku, dan apalagi aplikasi olahraga mereka nan baru diluncurkan.

“Alat otomatis apa pun seperti PMax (Performance Max) bakal memerlukan beragam penempatan agar betul-betul menghasilkan nilai nan berharga,” kata Eric Seufert, seorang analis dan penanammodal nan berspesialisasi dalam pengembangan seluler.

Hal ini sejalan dengan spekulasi dari analis Mark Gurman dari Bloomberg, nan sebelumnya menyatakan bahwa ambisi periklanan Apple dengan App Store untuk melampau beragam hal.

Yang semakin memperkuat teori ini adalah baru-baru ini Apple merekrut Joseph Cady, seorang pelaksana periklanan veteran dengan pengalaman luas dalam periklanan berbasis info dan bertarget.

Latar belakang Cady dalam membangun kemitraan dengan pemain besar seperti Amazon, Google, dan TikTok menunjukkan bahwa Apple mungkin bersiap memasuki bumi periklanan nan lebih kompetitif.

BACA JUGA:

  • Mahal! Layar Apple Vision Pro Dikeluhkan Alami Masalah
  • Apple Vision Pro Resmi Debut di AS, Harga Mulai Rp40 Jutaan

Meskipun Apple belum secara resmi mengomentari perangkat penempatan iklan berkekuatan AI, Business Insider memperkirakan peluncuran resminya bakal terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

Langkah ini menandakan potensi perubahan dalam strategi periklanan Apple, nan memungkinkan mereka memanfaatkan teknologi AI untuk mempersonalisasi pengalaman pengguna sekaligus menghasilkan aliran pendapatan baru. [FY/IF]

Selengkapnya
Sumber Berita Teknologi
Berita Teknologi