Hacker Sebut Gta V Akan Hadir Di Android Dan Switch

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Telset.id, Jakarta –  Pada tahun 2023 lampau seorang hacker telah membocorkan source code komplit dari GTA V. Kini kode tersebut telah muncul untuk digunakan agar game ini datang di Android dan Nintendo Switch.

Bagi nan belum tahu, source code nan dibocorkan oleh hacker tersebut awalnya dijual seharga $50.000 alias sekitar Rp795 jutaan. Kode ini pun merupakan upaya lanjutan setelah peretas tersebut mencuri source code GTA VI pada September 2022 silam.

Sekarang, sebagaimana dilaporkan Gizmochina, source code GTA V nan sukses didapatkan peretas tersebut telah muncul kembali, namun kali ini developer pihak ketiga memanfaatkannya untuk memasukkan game ke Android, Linux, dan Nintendo Switch.

BACA JUGA:

  • Waduh! Hacker Bocorkan GTA VI Hanya dengan Fire TV Stick
  • Terungkap! GTA 6 Ternyata Sudah Dikembangkan Selama 10 Tahun

Meski begitu, nan perlu dicatat adalah kemungkinan kehadiran game ini di platform tersebut bakal terjadi dalam waktu nan tergolong lama.

Betapa tidak, laporan tentang GTA V tersebut memperingatkan bahwa upaya membawa game ke Android, Linux dan Switch ini tetap dalam tahap awal.

GTA V Android

Game saat ini memang dapat dibuka di beragam platform ini, tetapi diperlukan upaya signifikan agar gameplay sebenarnya dapat melangkah lancar baik itu di Android alias pun Switch.

Sekedar informasi, biasanya source code dari sebuah game adalah sekumpulan bahasa pemrograman nan dipakai sebagai blueprint dari game nan digarap.

Lalu, developer game biasanya sangat menjaga kerahasiaan kode ini untuk melindungi kekayaan intelektual dan mencegah praktik pembajakan alias modifikasi tanpa izin nan dapat merugikan pengembang.

Jadinya, kebocoran source code dari GTA V ini dapat menimbulkan akibat nan sangat signifikan bagi Rockstar Games, sebagai developer game.

BACA JUGA:

  • Akhirnya Rockstar Luncurkan Trailer GTA VI, Game Siap Rilis 2025
  • Gameplay dan Map GTA 6 Bocor di Internet, Begini Detailnya!

Hal ini pun berpotensi menyebabkan masalah seperti game tiruan, pemanfaatan keamanan, dan perselisihan norma atas pelanggaran kewenangan cipta. Jadi, menarik untuk memandang apa nan bisa dilakukan oleh pengacara Rockstar Games untuk menangani masalah ini. [FY/IF]

Selengkapnya
Sumber Berita Teknologi
Berita Teknologi