Nvidia Digugat Atas Pelanggaran Hak Cipta Ai Generatif

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Telset.id, Jakarta – Nvidia baru-baru ini mendapat gugatan lantaran pelanggaran kewenangan cipta terhadap penggunaan AI generatif.

Gugatan nan dilayangkan oleh golongan penulis ini dilakukan pada minggu lalu, dikarenakan adanya pelanggaran pada platform AI NeMo milik Nvidia.

Nemo AI dari Nvidia nan digugat ini adalah sebuah model bahasa nan memungkinkan perusahaan membikin dan melatih chatbot-nya secara mandiri, seperti nan dilaporkan Ars Technica.

BACA JUGA:

  • Langgar Hak Cipta, New York Times Gugat OpenAI dan Microsoft
  • COO OpenAI Menganggap AI Terlalu Berlebihan untuk Bisnis

Penggugat menyatakan bahwa Nvidia melatih NeMo AI berasas info kontroversial secara terlarangan menggunakan kitab mereka tanpa izin, nan mana ini menjadi perihal nan diperkarakan.

Penulis berjulukan Abdi Nazemian, Brian Keene dan Stewart O’Nan telah menuntut juri di persidangan dan meminta NVIDIA untuk bayar tukar rugi dan menghancurkan semua salinan kumpulan info Books3 nan digunakan untuk mengembangkan model bahasa besar (LLM) NeMo.

Dilansir Telset dari Engadget pada Rabu (13/03/2024), mereka menyatakan bahwa kumpulan info tersebut menyalin perpustakaan gambaran nan disebut Bibliotek nan terdiri dari sebanyak 196.640 kitab bajakan.

“Singkatnya, Nvidia telah mengakui training model NeMo Megatron pada salinan dataset The Pile,” tulis klaim tersebut. Oleh lantaran itu, Nvidia juga perlu melatih model NeMo Megatron-nya pada salinan Books3, lantaran Books3 adalah bagian dari The Pile. 

Buku-buku tertentu nan ditulis oleh penggugat adalah bagian dari Books3 ini termasuk Infringed Works dan oleh lantaran itu Nvidia perlu melatih model NeMo Megatron-nya pada salinan Books3. 

Sebagai tanggapan atas masalah ini, Nvidia telah mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa pihaknya menghormati kewenangan semua kreator konten dan percaya bahwa kami menciptakan NeMo dengan kepatuhan penuh terhadap undang-undang kewenangan cipta.

BACA JUGA:

  • Nvidia Luncurkan RTX Remix Beta, Dukung Ray Tracing di Game Jadul
  • Meski Ada Embargo, Nvidia bakal Umumkan Chip AI untuk China

Nvidia memang bukan perusahaan pertama nan digugat lantaran pelanggaran kewenangan cipta lantaran AI generatif. Tahun lalu, OpenAI dan Microsoft telah digugat oleh penulis kitab nan menyatakan perusahaan tersebut menghasilkan duit dari karya mereka tetapi menolak membayarnya. [FY/IF]

Selengkapnya
Sumber Berita Teknologi
Berita Teknologi