Top 5 Aplikasi Edit Video Alternatif Adobe, Fiturnya Melimpah

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Di dunia video editor nan serba sigap dan bergerak ini, Adobe Premiere Pro telah lama diakui sebagai standar industri untuk profesional. Namun, rupanya jagat perangkat lunak penyuntingan video menyimpan lebih banyak kejutan dengan kehadiran beragam pengganti nan menawarkan fungsionalitas serupa, apalagi dengan fitur tambahan nan menarik. Bukan sekadar menyaingi keahlian dasar Adobe Premiere, aplikasi edit video ini melangkah lebih jauh dengan memperkenalkan penemuan dan kemudahan penggunaan nan dirancang untuk memenuhi kebutuhan imajinatif nan semakin berkembang.

Dari kemudahan penggunaan nan dirancang untuk pemula hingga perangkat canggih untuk para profesional, pilihan-pilihan ini menghadirkan ekosistem nan inklusif dan adaptif. Dengan beragam pilihan ini, pengguna dapat menemukan solusi penyuntingan nan tidak hanya memenuhi kebutuhan teknis mereka tetapi juga mendukung visi imajinatif mereka dengan langkah nan lebih intuitif dan efisien. Baik itu melalui peningkatan kepintaran buatan, integrasi template nan siap pakai, alias fitur kolaboratif nan memudahkan kerja tim, alternatif-alternatif Adobe Premiere ini membuka kesempatan baru bagi para kreator konten untuk mengeskpresikan produktivitas mereka tanpa batas.

  1. Wondershare Filmora 13

Aplikkasi edit video wondershare filmoraWondershare Filmora adalah pilihan nan menonjol bagi mereka nan mencari pengganti aplikasi edit video Adobe Premiere Pro nan lebih intuitif dan ramah pengguna. Dengan jenis terkini, Filmora 13, pengguna dijanjikan pengalaman penyuntingan video nan kreatif, didukung oleh kemajuan terbaru dalam teknologi AI. Berikut ini adalah rangkuman fitur-fitur kunci nan ditawarkan oleh Filmora:

Fitur Utama:

  • AI Copilot Editing: Memudahkan proses penyuntingan dengan support asisten AI pribadi.
  • AI Text-Based Editing: Mengonversi audio dalam video menjadi teks nan dapat diedit, memudahkan modifikasi konten video.
  • AI Thumbnail Creator: Menciptakan thumbnail video dengan support AI untuk meningkatkan daya tarik visual di platform sosial.
  • AI Music Generator: Menghasilkan musik master dalam hitungan detik tanpa perlu mencari musik bebas royalti.
  • Screen Recorder: Menawarkan perekaman layar nan elastis dengan penempatan webcam nan dapat disesuaikan.
  • Speed Ramping: Mengontrol kecepatan video dengan keyframe untuk pengaruh sinematik nan unik.
  • Green Screen (Chroma Key): Mengubah latar belakang video untuk menciptakan pengaruh khusus.
  • Split Screen: Menceritakan kisah dengan layar dobel alias lebih untuk presentasi nan unik.
  • Motion Tracking: Mengikuti objek secara intuitif dalam video untuk peningkatan pengeditan.
  • Auto Beat Sync: Menyesuaikan video dengan musik secara otomatis.
  • Audio Denoise: Menghilangkan kebisingan latar belakang dari audio alias video.
  • Speech-to-Text: Mengubah ucapan menjadi teks untuk subtitle dengan satu klik.
  • Text-to-Speech: Mengonversi teks menjadi narasi suara.

Kelebihan Tambahan:

  • Filmora mendukung format multi-platform, memungkinkan pengguna untuk mengedit, menyimpan, dan berbagi konten di semua perangkat mereka, dari desktop hingga tablet dan perangkat seluler.
  • Software ini dilengkapi dengan beragam template nan siap pakai, efek, stiker, dan pilihan audio, semuanya dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan imajinatif pengguna.
  • Filmora juga menawarkan sumber daya pembelajaran, seperti kelas master untuk meningkatkan keahlian penyuntingan video pengguna ke tingkat lanjut.

Filmora dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam tingkat pengguna, dari pemula hingga profesional, dengan antarmuka nan mudah digunakan dan beragam fitur canggih. Ini menjadikannya pilihan nan sangat baik bagi mereka nan mau menghasilkan video berbobot tinggi dengan upaya nan lebih sedikit dibandingkan dengan menggunakan Adobe Premiere Pro​​​​​​.

  1. Freemake Video Editor

Freemake Video Editor, nan dikenal dengan Freemake Video Converter, adalah aplikasi konversi dan edit video tingkat pemula nan sangat cocok bagi para pemula lantaran kemudahannya dalam penggunaan. Alat ini berbasis pada teknologi Windows Presentation Foundation dan mendukung teknologi NVIDIA CUDA untuk pengkodean video H.264, memastikan proses nan efisien dan kualitas tinggi.

Versi 2.0 dari Freemake Video Converter merupakan pembaruan besar nan menambahkan kegunaan krusial seperti ripping video dari portal online dan pembuatan serta pembakaran disk Blu-ray. Update berikutnya terus menambahkan fitur baru berasas saran pengguna, termasuk support untuk subtitle, pembuatan gambar ISO, dan konversi DVD ke DVD/Blu-ray. Dengan penambahan support untuk DXVA, konversi menjadi lebih cepat, khususnya untuk konten HD. Versi 3.0 memperkenalkan support untuk pembuatan video HTML5 dan preset baru untuk smartphone, sementara jenis 4.0 menambahkan paket “Gold Pack” berbayar nan menawarkan fitur tambahan.

Freemake Video Converter memudahkan pengguna untuk mengimpor file nan mau dikonversi dan memilih dari beragam jenis file melalui daftar nan disediakan. Pengguna dapat memilih pengaturan nan berbeda untuk mendapatkan file dengan kualitas dan ukuran nan diinginkan, dengan preset untuk perangkat umum seperti iPhone Apple alias perangkat Android. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan fitur penyuntingan video untuk menyesuaikan file video mereka jika diperlukan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa sejak jenis 4.0, pemasang Freemake Video Converter termasuk perangkat lunak sponsor nan mungkin tidak diinginkan, seperti toolbar pencarian dari Conduit dan malware SweetPacks, meskipun pengguna dapat menolak perangkat lunak tersebut saat instalasi. Selain itu, jenis cuma-cuma menambahkan watermark logo Freemake pada video nan dikonversi, nan dapat dihilangkan dengan membeli paket premium​​​​​​.

  1. PicsArt Video Editor

aplikasi edit video picsartPicsArt Video Editor adalah solusi serbaguna untuk penyuntingan video, menyediakan rangkaian fitur komplit nan memudahkan pengguna untuk menghasilkan konten video berbobot tinggi. Berikut adalah gambaran umum dari beberapa fitur utama nan ditawarkan oleh PicsArt Video Editor:

  1. Format Video: Mendukung penyuntingan video tunggal dengan format MP4, WEBM, AVI, MOV, HEIC. Ukuran maksimum video adalah 1GB.
  2. Video Output: Durasi video nan diekspor bisa sampai 10 menit, dalam format MP4 alias WEBM, menggunakan codec H256. Frame rate tetap, dengan bitrate dan resolusi video original nan dipertahankan hingga 1080p.
  3. Pengeditan Video:
    • Resize: Ukuran video dapat disesuaikan dengan menarik perspektif alias sisi video.
    • Ubah Posisi: Posisi video dapat diubah dengan menyeretnya ke mana saja pada kanvas.
    • Putar: Video dapat diputar pada perspektif mana pun.
    • Align: Posisi video dapat diselaraskan dengan kanvas alias objek lain.
    • Trim: Video dapat dipotong dengan menetapkan waktu mulai dan berhujung secara manual.
    • Volume: Volume video dapat diatur saat dalam mode edit.
    • Opacity: Opasitas video dapat diubah dalam mode edit.
  4. Layout: Menawarkan pilihan layout video nan dioptimalkan untuk platform seperti YouTube, Instagram, Facebook, dan TikTok, dengan preset ukuran nan ideal untuk platform tersebut.
  5. Audio:
    • Unggah Audio: Mendukung pengunggahan trek audio multipel dengan format MP3 dan WAV.
    • Tambah Audio ke Video: Satu trek audio dapat ditambahkan ke video.
    • Hapus Audio dari Video: Trek audio nan ditambahkan dapat dihapus.
    • Edit Audio: Trek audio nan ditambahkan dapat diedit.
  6. Subtitle: Memungkinkan pengguna untuk mengunggah file subtitle (.SRT alias .VTT) secara langsung ke editor, menambahkan subtitle secara manual, alias menghapus dan mengunduh subtitle.
  7. Foto: PicsArt menyediakan akses ke perpustakaan gambar stok berbobot tinggi dan mendukung beragam format gambar seperti JPG, JPEG, PNG, WEBP, dan HEIC. Pengguna dapat menambahkan gambar ke proyek mereka dan memanfaatkan perangkat penyuntingan gambar nan luas, termasuk penghapusan latar belakang, efek, dan animasi.

Selain fitur-fitur tersebut, PicsArt juga menawarkan keahlian untuk membikin kolase, pengaruh foto dan filter, generator meme, dan beragam template siap pakai untuk beragam kebutuhan media sosial dan digital marketing. Dengan antarmuka nan mudah digunakan, PicsArt Video Editor menjadi pilihan menarik bagi pengguna nan mencari pengganti penyuntingan video nan simpel namun kaya fitur​​​​.

  1. VN Video Editor

VN Video Editor, nan dikenal juga sebagai VlogNow, adalah aplikasi penyunting video nan menawarkan pengalaman penyuntingan nan user-friendly dan efisien. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan baik pengguna pemula maupun profesional, aplikasi ini membawa beragam fitur untuk menghasilkan video nan unik dan menakjubkan. Berikut adalah beberapa fitur utama VN Video Editor nan menjadikannya pilihan nan menarik bagi mereka nan mencari pengganti dari Adobe Premiere Pro:

  1. Antarmuka Pengguna nan Intuitif: VN Video Editor menyambut penggunanya dengan kreasi nan bersih dan terorganisir, membikin proses penyuntingan menjadi lebih mudah dan nyaman.
  2. Fitur Pengeditan nan Disederhanakan: Aplikasi ini memudahkan proses pemotongan dan penyisipan klip video, menyediakan kegunaan dasar nan mudah diakses untuk memulai proyek pengeditan.
  3. Efek Video dan Penyaringan Lanjutan: Dengan perpustakaan pengaruh video dan filter nan luas, VN Video Editor memungkinkan pengguna menambahkan sentuhan profesionalitas pada proyek mereka.
  4. Transisi Kreatif: Aplikasi ini menawarkan beragam transisi imajinatif untuk menciptakan aliran nan mulus antar adegan.
  5. Dukungan Berbagai Format: VN Video Editor mendukung beragam format video, menghilangkan kekhawatiran tentang ketidakcocokan format.
  6. Pengeditan Audio Berkualitas Tinggi: Kualitas bunyi dalam video dianggap sama pentingnya, dan VN Video Editor menyediakan perangkat nan kuat untuk meningkatkan dan mensinkronkan audio dalam proyek video.
  7. Ekspor dan Berbagi nan Mudah: Setelah proyek selesai, aplikasi ini memudahkan ekspor dan berbagi video ke beragam platform tanpa kehilangan kualitas​​.

Selain itu, VN Video Editor menyediakan beragam fitur tambahan seperti:

  • Penggunaan Format Video dan Dukungan Multi-Kamera: Membuat video ahli dengan menggunakan video, musik, dan foto.
  • Template Animasi: Untuk membikin video lebih dinamis.
  • Pengeditan Teks: Dengan beragam pengaruh dan font.
  • Animasi Keyframe: Memudahkan penyuntingan dan menghasilkan hasil nan mengesankan.
  • Ekspor ke Berbagai Format: Mendukung format beragam dan memungkinkan pengguna untuk membagikan output video langsung ke media sosial alias menyimpan dan mengekspor secara lokal, dengan pengaturan ekspor kustom nan mendukung 4K dan 60fps​​.

VN Video Editor membuktikan dirinya sebagai solusi penyuntingan video nan solid, dengan beragam fitur dan antarmuka nan ramah pengguna, membikin penyuntingan video dapat diakses dan menarik bagi semua pengguna.

  1. Postud.io Aplikasi Edit Video

Aplikasi edit video Postudio memperkenalkan diri sebagai studio imajinatif tingkat ahli nan tersedia secara online dan on-demand, menyajikan solusi revolusioner bagi organisasi pembuat untuk mengedit, mendesain, menciptakan, dan bekerja-sama dalam proyek video secara online​​. Dengan hanya memerlukan hubungan internet dan browser, Postudio menawarkan aksesibilitas dan kemudahan nan belum pernah ada sebelumnya dalam bumi produksi pasca.

Berikut adalah beberapa fitur utama dari Postudio nan menjadikannya pilihan menarik bagi para kreator konten:

  1. Lingkungan On-Demand: Postudio menyediakan aplikasi nan diinginkan di cloud sesuai dengan kebutuhan pengguna, memastikan aksesibilitas dan kenyamanan tanpa perlu melakukan upgrade perangkat keras secara konstan​​.
  2. Konfigurasi Perangkat Keras Terbaru: Pengguna tidak perlu cemas tentang upgrade perangkat keras nan terus-menerus. Sistem nan dibutuhkan adalah sistem nan bakal mereka dapatkan, memastikan efisiensi dan keahlian tinggi​​.
  3. Penyimpanan Terpusat: Memungkinkan beberapa penyunting untuk bekerja berbareng dalam proyek nan sama, meningkatkan kerjasama dan efisiensi tim​​.
  4. Keamanan Kelas Tinggi: Konten pengguna kondusif dan terlindungi dengan enkripsi AES 256-bit, menjamin privasi dan keamanan data​​.
  5. Alur Kerja Proyek dan Tugas: Pengguna dapat membikin proyek, menambahkan kolaborator, menetapkan tugas, dan mengelola izin proyek dengan mudah​​.
  6. Review dan Persetujuan: Platform ini memungkinkan review dan umpan kembali waktu nyata melalui komentar dan catatan nan jeli secara frame​​.
  7. Manajemen Aset nan Mudah: Memungkinkan pengguna untuk mengunggah beragam jenis file, melacak jenis mereka, dan mengorganisir dalam folder​​.
  8. Kontrol Proyek dan Analitik: Fitur ini membantu pengguna melacak penggunaan cloud mereka dengan laporan dan dasbor nan mudah, memantau aktivitas tim​​.
  9. Rendering Cepat: Konfigurasi sistem nan kuat memastikan rendering sigap untuk meningkatkan produktivitas​​.
  10. Komunikasi: Dengan Notifikasi In-App, Pesan Bersulih, dan Email waktu nyata, Postudio memastikan bahwa semua personil tim selalu terinformasi​​.

Postudio mengatasi beragam tantangan nan dihadapi oleh pembuat dalam ekonomi pembuat saat ini, memberikan mereka “kekuatan super on-demand” untuk menyewa sistem cloud nan dapat memenuhi kebutuhan proyek mereka saat ini. Dari penyuntingan video dengan After Effects alias Premiere Pro hingga animasi 3D dengan Blender alias Cinema4D, Postudio menyediakan lingkungan nan sudah disiapkan untuk para kreator, memungkinkan mereka untuk bayar hanya untuk waktu nan mereka habiskan di sistem, tanpa biaya tambahan lainnya​​. Ini adalah solusi nan elegan dan komprehensif untuk beragam kebutuhan produksi pasca, membuka potensi tak terbatas bagi pembuat di seluruh dunia.

Ringkasan dan Perbandingan

Filmora menduduki ranking teratas dalam daftar kami sebagai pilihan utama untuk aplikasi penyuntingan video nan lebih mudah dan intuitif daripada Adobe Premiere Pro, berkah kombinasi fitur canggih dan antarmuka pengguna nan ramah bagi pemula. Berikut adalah empat fitur luar biasa dari Filmora nan membedakannya:

  1. Screen Recorder: Fitur ini memperkaya konten video dengan keahlian perekaman layar nan fleksibel, memungkinkan penempatan webcam nan serbaguna untuk konten nan lebih menarik​​.
  2. Text to Speech: Filmora mengintegrasikan teknologi AI untuk mengubah teks menjadi ucapan, memudahkan pengguna untuk menghasilkan narasi berbobot tinggi tanpa perlu rekaman bunyi eksternal​​.
  3. Green Screen: Dengan fitur green screen, pengguna dapat dengan mudah mengubah latar belakang video mereka, membuka kesempatan tak terbatas untuk pengaruh visual imajinatif dan kompositing​​.
  4. Integrasi dengan Berbagai AI (Kecerdasan Buatan): Filmora memanfaatkan kepintaran buatan untuk beragam fitur, termasuk penghapusan vokal, pembuatan musik AI, dan pemotongan cerdas, meningkatkan kualitas produksi tanpa upaya berlebih​​​​.

Untuk memberikan gambaran nan lebih jelas tentang gimana Filmora dibandingkan dengan aplikasi lain dalam daftar, berikut adalah tabel komparasi singkat:

Fitur / Aplikasi Filmora Freemake Video Editor PicsArt Video Editor VN Video Editor Postudio
Screen Recorder Ya Tidak Tidak Ya Tidak
Text to Speech Ya Tidak Tidak Tidak Tidak
Green Screen Ya Tidak Tidak Ya Tidak
Integrasi AI Ya Tidak Tidak Terbatas Ya

Dengan kemampuannya nan komplit dan antarmuka nan ramah pengguna, Filmora menawarkan pengalaman penyuntingan video nan tidak hanya memenuhi kebutuhan imajinatif tetapi juga memudahkan para pengguna untuk menghasilkan konten berbobot tinggi dengan mudah.

Selengkapnya
Sumber Berita Teknologi
Berita Teknologi