Sistem Operasi Mixed Reality, Meta Horizon Os, Kini Dibuka Untuk Pihak Ketiga

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sistem Operasi Mixed Reality, Meta Horizon OS, Kini Dibuka Untuk Pihak Ketiga

Kincaimedia –  Memperluas platform nan lebih terbuka untuk metaverse, Meta mengumumkan bahwa pihaknya membuka sistem operasi mixed reality Meta Horizon OS sehingga memungkinkan perusahaan pihak ketiga dapat membikin headset sendiri dengan sistem operasi tersebut.

Perluasan ekosistemnya ini memberikan kesempatan kepada pihak luar sehingga menciptakan lebih banyak pilihan bagi konsumen untuk menggunakan headset dengan beragam varian.

Meta Horizon OS sendiri menggabungkan teknologi inti nan mendukung pengalaman mixed reality saat ini dengan serangkaian fitur nan menempatkan kehadiran sosial sebagai pusat platform.

Untuk memungkinkan sistem hubungan nan lebih alami, pihak Meta menghadirkan pencarian tangan, mata, wajah, dan tubuh. Bahkan untuk menghadirkan realitas campuran, Meta membangun teknologi dengan memadukan bumi digital dan fisik.

Para developer dan kreator konten dapat memanfaatkan semua teknologi tersebut untuk menciptakan pengalaman mixed reality mereka sehingga mereka dapat menjangkau audien dan mengembangkan upaya melalui platform penemuan konten dan monetisasi nan ada di dalam Meta Horizon OS seperti Meta Quest Store nan bakal Meta tukar namanya menjadi Meta Horizon Store.

Meta Horizon OS juga menawarkan lapisan sosial seperti identitas, avatar, diagram sosial, dan grup pertemanan untuk penggunanya nan dapat beranjak ke seluruh ruang virtual. Pengembang pun dapat menghubungkan fitur-fitur sosial ini ke dalam aplikasi mereka.

Pengguna juga dapat menghabiskan waktu berbareng di ruang virtual nan ada di seluruh perangkat mixed reality, mobile dan desktop. Perangkat Meta Horizon OS juga bakal menggunakan aplikasi pendamping seluler nan sama dengan nan digunakan oleh pemilik Meta Quest saat ini nan bakal pihaknya ubah namanya menjadi aplikasi Meta Horizon.

Beberapa perusahaan teknologi dunia diketahui telah bekerja sama untuk menghidupkan ekosistem baru ini dengan perangkat-perangkat baru nan dibangun di atas Meta Horizon OS seperti ASUS ROG, Lenovo, hingga Xbox.

Bersamaan dengan membuka Meta Horizon OS untuk lebih banyak kreator perangkat, Meta juga memperluas cara-cara developer aplikasi untuk menjangkau audien mereka.

Pihaknya sekarang mulai memproses untuk menghilangkan batas antara Meta Horizon Store dan App Lab nan memungkinkan setiap developer bisa memenuhi persyaratan teknis dan konten dasar untuk merilis perangkat lunak di platform ini.

Judul-judul game pada App Lab kabarnya juga bakal segera ditampilkan di bagian unik toko di semua perangkat Meta sehingga mudah ditemukan oleh pengguna nan lebih luas.

Tak ketinggalan, Meta saat ini sedang mengembangkan kerangka kerja aplikasi spasial baru nan dapat membantu para developer mobile menciptakan pengalaman mixed reality.

Para developer di sini bakal dapat menggunakan perangkat nan sudah mereka kenal untuk membawa aplikasi mobile mereka ke Meta Horizon OS alias membikin aplikasi mixed reality nan sama sekali baru.

Tentang penulis

Ageng Wuri

Reporter Kincaimedia nan aktif menulis seputar buletin terbaru di bumi smartphone, tablet, IoT, laptop, hingga peralatan elektronik rumahan.

Selengkapnya
Sumber Review Gadget Terlengkap
Review Gadget Terlengkap