7 Kelebihan Dan Kekurangan Xiaomi 14, Bukan Hanya Kamera!

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi 14 - Header

Kincaimedia – Setelah tidakhadir membawa perangkat reguler dari generasi sebelumnya, Xiaomi sekarang resmi memboyong ponsel flagship seri keempat belas buatan mereka ke Indonesia.

Bernama Xiaomi 14, perangkat ini pun dapat menjadi salah satu pilihan saat kita sedang mencari ponsel nan bisa menangani beragam macam aktivitas dengan baik. Baik itu nan memerlukan keahlian mumpuni alias support kamera unggulan.

Perangkat ini sudah dapat dibeli dengan nilai Rp11.999.000. Kita nan tetap ragu-ragu untuk memboyongnya dapat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya di mana sebagian sebagai berikut.

Kelebihan Xiaomi 14

1. Bodi Pas Digenggam

Hadirnya Xiaomi 14 ke Indonesia menambah daftar pilihan bagi kita nan memerlukan perangkat berukuran ringkas. Perangkat ini mempunyai dimensi bodi 152,8mm x 71,5mm x 8,20mm dengan berat hanya 193gram.

Dengan ukuran bodi nan ringkas, Xiaomi 14 pun bisa digunakan secara lebih nyaman apalagi hanya dengan satu tangan. Jari tetap dapat menjangkau bagian-bagian layar dengan mudah. Digenggam lama juga tidak bakal membikin sigap lelah.

Desain bodi Xiaomi 14 di sisi lain terlihat layaknya ponsel premium. Bagian belakangnya sudah menggunakan material kaca nan dibuat sedikit melengkung di sisi tepi dengan bingkai berbahan metal nan mengotak.

Selayaknya ponsel-ponsel dengan nilai belasan juta rupiah, perangkat satu ini juga dilengkapi dengan keandalan pemakaian tinggi. Terbukti dengan fitur tahan percikan air dan debu tersertifikasi IP68 serta pemakaian Corning Gorilla Glass Victus di bagian depan.

2. Layar nan Memesona

Panel layar nan digunakan Xiaomi 14 sekarang juga terlihat menggoda. Meskipun mempunyai ukuran nan lebih mini dibandingkan kebanyakan ponsel di masa sekarang, resolusinya sangat tinggi lantaran mendukung hingga 1,5K (2670 x 1200 piksel).

Di samping itu, panelnya pun sudah menggunakan teknologi LTPO OLED nan mendukung refresh rate secara adaptif mulai dari 1 hingga 120Hz. Tingkat kecerahannya juga sangat tinggi di mana secara teknis bisa menyentuh nomor 3.000nit.

Layarnya pun mendukung beragam macam teknologi seperti Pro HDR, Dolby Vision, HDR10+, HDR10, HLG, adaptive reading mode, dan Sunlight mode. Terdapat juga sertifikasi kenyamanan pemakaian mulai dari Low Blue Light, Flicker Free, hingga Circadian Friendly TÜV Rheinland.

Bingkai nan mengitari sisi-sisi samping layar Xiaomi 14 termasuk sangat tipis, hanya selebar 1,61mm nan membikin tampilan panelnya terasa lebih luas di dalam bodinya nan terlihat mungil.

3. Kinerja Tak Boleh Dipandang Sebelah Mata

Bermain game hingga sekadar berjejaring di media sosial pun bakalan terasa lancar saat kita menggunakan Xiaomi 14. Dapur pacu perangkat ini soalnya sudah menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3.

Bagi Anda nan belum tahu, Snapdragon 8 Gen 3 merupakan chipset flagship paling mutakhir dari Qualcomm. Chipset tersebut sudah menggunakan arsitektur ARM Cortex-X4, Cortex-A720, dan Cortex-A520 berkecepatan hingga 3,3GHz dengan teknologi manufaktur 4nm.

Chipset tersebut mempunyai keahlian pemrosesan info 32 persen lebih baik namun dengan konsumsi daya 34 persen lebih rendah daripada generasi sebelumnya. GPU-nya pun 34 persen lebih berkekuatan dan pemroses AI 98 persen lebih mumpuni.

Pada Xiaomi 14, chipset tersebut di sisi lain sudah dikombinasikan berbareng RAM LPDDR5x berkapasitas 12GB. Media penyimpanannya menggunakan teknologi UFS 4.0 nan bisa menampung info sampai 256GB.

Untuk mengimbangi keahlian chipset tersebut, Xiaomi 14 dilengkapi dengan sistem pendingin nan disebut Xiaomi IceLoop. Perangkat ini makanya diklaim menawarkan efisiensi termal hingga tiga kali lebih baik daripada Vapor Camber (VC) tradisional.

4. Kamera Utama Khas Leica

Tersusun dari tiga buah lensa nan menawarkan keahlian berbeda-beda, kamera belakang Xiaomi 14 bisa menjadi pilihan menarik bagi kita nan mempunyai kegemaran di bagian fotografi. Teknologi nan digunakan soalnya sudah dikembangkan berbareng perusahaan optik ternama Leica.

Ketiganya terdiri dari Leica 25mm nan menggunakan lensa optik Leica Summilux dengan sensor Light Fusion 900 berukuran 1/1.31nm, Leica 14mm dengan lensa perspektif lebar, maupun Leica 75mm dengan lensa telefoto mengambang. Semuanya mendukung pengambilan gambar sampai resolusi 50MP.

Menariknya, lensa utama dan telefoto nan ditawarkan oleh Xiaomi 14 sudah dilengkapi dengan fitur OIS (Optical Image Stabilization) nan memungkinkan pengambilan gambar melangkah secara lebih stabil. Kamera utama perangkat ini pun bisa menghasilkan video 8K dengan support mendasar untuk Dolby Vision.

Fitur-fitur tambahan untuk kamera Xiaomi 14 tergolong cukup lengkap. Kita di antaranya tetap dapat menjumpai filter pengambilan gambar Leica Authentic Look dan Leica Vibrant Look. Terdapat juga support seperti Night mode, Portrait mode, maupun HDR.

5. Pengisi Daya Unggulan

Meskipun hanya dilengkapi dengan baterai berkapasitas 4.610mAh, kita tak perlu cemas perangkat ini bakal sigap kehabisan daya. Xiaomi 14 tetap dapat digunakan untuk menjalani aktivitas harian dengan lebih tenang.

Terlebih lagi, perangkat ini pun sudah membawa support pengisian daya nan sangat cepat. Teknologi 90W HyperCharge nan dibawanya hanya memerlukan waktu 31 menit untuk membikin baterai terisi penuh ketika menggunakan Boost mode.

Bersama dengan teknologi tersebut, Xiaomi 14 juga sudah dipersenjatai dengan 50W wireless HyperCharge. Jadi kita dapat melakukan pengisian daya secara nirkabel dengan waktu nan tak kalah singkat di mana hanya memerlukan sekitar 46 menit sampai penuh.

Kekurangan Xiaomi 14

1. Slot Micro SD Absen

Meluncur sebagai ponsel flagship, Xiaomi 14 pun turut menghilangkan support untuk memasang kartu media penyimpanan eksternal. Slot kartunya hanya menyediakan tempat untuk dua buah SIM berukuran nano.

Hal ini cukup disayangkan lantaran Xiaomi 14 di Indonesia hanya meluncur dalam satu jenis memori dengan media internal sebesar 256GB. Kita nan memerlukan penyimpanan lebih luas pun perlu berlangganan jasa awan alias setidaknya mengelola info dengan baik.

2. Masih Punya Banyak Bloatware

Xiaomi 14 datang dengan antarmuka sistem generasi baru Xiaomi, ialah HyperOS. Basis pengembangannya pun sudah menggunakan Android 14 nan notabene tergolong paling mutakhir pada saat tulisan diterbitkan.

Meskipun menawarkan support nan lebih baik, antarmuka sistem baru tersebut tetap membawa lumayan banyak bloatware. Kita tetap bakal menjumpai beberapa aplikasi dari pihak ketiga maupun buatan Xiaomi sendiri.

Untungnya, aplikasi-aplikasi bawaan tersebut dapat dengan mudah untuk dihapus dari perangkat. Kita hanya perlu mengosongkan sebagian waktu saat mau melakukannya.

Tentang penulis

Sukindar

Penulis Kincaimedia nan aktif membikin konten tentang pedoman teknologi mulai dari langkah menggunakan hingga membahas istilah-istilah unik di dalamnya.

Selengkapnya
Sumber Review Gadget Terlengkap
Review Gadget Terlengkap